Posted by: p4mriubh | November 27, 2010

Mathemagic Ib

Contoh 1.b.

Ini merupakan sambungan dari Mathemagic I, di sini juga ditemukan angka ajaib lagi…

Tapi ada trik nya yang harus dipahami …

Gampang sekali…

Selamat mencoba ya…

 

Berikut langkah-langkahnya :

Mintalah siswa untuk mengikuti instruksi-instruksi anda, sebagai berikut:

Tuliskan bilangan dengan dua digit yang terletak di antara 50 dan 100.

Tambahkan 54 terhadap bilangan itu.

Coret angka ratusannya.

Tambahkan angka ratusan yang dicoret terhadap bilangan dua digit yang tersisa.

Kurangi hasilnya dengan bilangan semula.

Berikut adalah contoh ilustrasi tiap langkah. Apabila bilangan yang dipilih mula-mula adalah 87.

Bilangan yang dipilih mula-mula                         87

Tambahkan dengan 76                                      54 + 8 7 = 141

Mencoret dan tambahkan                    141;   41 + 1 = 42

Kurangkan hasil ini dengan bilangan semula           87 – 42 = 45

Hasil:                                                                            45

Hal yang menarik tentang trik ini adalah bahwa hasil akhirnya selalu 45, tanpa terpengaruh oleh bilangan yang mula-mula dipilih oleh murid, selama langkah-langkah yang dijelaskan diikuti. Anda juga dapat menggunakan cara yang istimewa untuk mengumumkan bahwa hasil akhirnya adalah 45.

”Hasil akhirnya tergantung pada bilangan yang ditambahkan pada perintah kedua. Hanya dengan mengurangkan bilangan tersebut dengan 99 akan diperoleh hasil akhir. Pada contoh di atas 54 ditambahkan pada perintah kedua, sehingga hasilnya haruslah 45. Jika 84 ditambahkan pada perintah kedua maka hasilnya akan 15, tanpa memperhatikan bilangan mula-mula yang dipilih antara 50 dan 100.”

Advertisements
Posted by: p4mriubh | November 26, 2010

Pelunasan Hutang Datuk!

Paragraf-paragraf ini, sering ditampilkan pada kategori tersendiri, menyajikan keterangan-keterangan yang mungkin menarik, tetapi tidak perlu dipahami secara mendalam. Keterangan-keterangan menarik ini tidaklah terlalu penting tetapi bisa membuat matematika terasa lebih menarik.

Pelunasan Hutang Datuk!

Dahulu kala di negeri Minangkabau nan elok, tersebutlah seorang Datuk yang kaya raya. Datuk ini ingin meluaskan daerah perniagaannya hingga ke pelosok-pelosok negeri. Untuk itu, pekerja-pekerja Datuk sering kali membuka jalan baru melalui hutan. Pada suatu ketika, Datuk sangatlah sedih karena para pekerjanya tidak bisa membuka jalan baru melalui sebuah hutan tropis yang sangat lebat, hal ini dikarenakan ada seekor binatang buas yang menghalangi dan membuat pekerjaan membuka jalan menjadi terganggu. Para pekerja sangat takut pada binatang tersebut dan meminta Datuk untuk mencari seseorang yang mungkin bisa menolong.

Datuk pun mengadakan sayembara barang siapa yang bisa membunuh binatang itu, maka dia akan dibayar dua kantung emas untuk keberaniannya. Setelah seorang Pendekar berhasil membunuh binatang buas tersebut, Datuk enggan membayarnya – lagipula tidak ada lagi yang mengganggu pembukaan jalan bagi perniagaan sang Datuk. Pendekar yang kecewa ini ingin mendapatkan hadiahnya. Dia akhirnya mencapai persetujuan pembayaran dengan Datuk. Pada tanggal 1 Januari, Datuk akan membayar 1 keping koin, dan ia akan menggandakan pembayarannya setiap hari sampai akhir April. Jadi, tanggal 2 Januari, Datuk akan membayar 2 keping. Pada tanggal 3 Januari, Datuk akan membayarnya 4 keping. Pada tanggal 4 Januari, Datuk akan membayarnya 8 keping. Pada tanggal 5 Januari, Datuk akan membayarnya 16 keping. Dan ini akan terus berlanjut sampai tanggal 30 April. Datuk menganggap perjanjian pembayaran ini sebagai gagasan yang bagus. Lagi pula, Pendekar tersebut hanya meminta uang logam terkecil yang dimiliki Datuk. Jadi Datuk setuju dan mulai membayar Pendekar. Segala sesuatunya berjalan baik sampai bulan Januari hampir berakhir. Pada tanggal 20 Januari, Datuk harus membayar 524.288 keping. Kemudian pada tanggal 20 Februari, Datuk harus membayar 109.951.162.800 keping. Pada hari terakhir, tanggal 30 April, Datuk harus membayar 66.461.399.790.000.000.000.000.000.000.000.000.

Maka jika dijumlahkan seluruhnya mencapai lebih dari 132.922.799.600.000.000.000.000.000.000.000.000 keping koin.

Jika satu keping koin hampir sama dengan Rp.1,- (satu rupiah), maka jumlah ini lebih dari triliun-triliun rupiah.

Tebaklah siapa yang menjadi kaya sekarang!

Posted by: p4mriubh | November 25, 2010

Mathemagic I

Setelah beberapa jam melakukan aktivitas menarik dalam pembelajaran matematika menggunakan pendekatan matematika realistik, tidak ada salahnya di akhir proses pembelajaran guru mengeluarkan beberapa trik matematika yang salah satunya berhubungan dengan angka. Trik ini selain untuk memotivasi siswa untuk terus mempelajari matematika, juga bisa menjadikan proses belajar di kelas hal yang istimewa bagi siswa.

Akhiri Pelajaran dengan Sesuatu yang Istimewa

Max A. Sobel dan Evan M. Maletsky Read More…

Posted by: p4mriubh | November 25, 2010

Pandangan Para Ahli

Pandangan Para Ahli

Pandangan dari beberapa matematikawan terkenal dapat dipasang di dalam kelas untuk digunakan sebagai bahan diskusi, penelitian, dan menyelesaikan tugas. Misalnya pada tahun 387 Sebelum Masehi (SM), Plato, seorang filosof Yunani, mendirikan sebuah akademi terkenal di Athena untuk memenuhi keperluan filosofi dan ilmu pengetahuan. Di atas pintunya tertulis semboyan:

”Jangan biarkan orang yang tidak tahu geometri masuk ke sini”

Berikut ini ada beberapa kutipan pandangan dari para ahli lain, misalnya:

”Matematika adalah ratu dari ilmu pengetahuan dan aritmatika adalah ratu dari matematika” (Karl Freidrich Gauss)

”Tuhan menciptakan bilangan asli, yang lainnya buatan manusia.” (Leopoll Kronecker)

”Sediakan aku tempat untuk berdiri dan sebuah tuas yang panjang dan saya akan memindahkan bumi.” (Archimedes)

”Bilangan mengatur alam semesta.” (Pythagoras)

”Tak ada jalan yang mudah untuk belajar geometri.” (Menaechmus)

”Imaginasi lebih penting dari pada pengetahuan.” (Albert Einstein)

”Satu hal yang saya tahu adalah saya tak tahu apa-apa.” (Socrates)

”Matematika adalah satu-satunya aktivitas manusia yang tanpa batas.” (Paul Erdos)

Pandangan Para Ahli

 

Pandangan dari beberapa matematikawan terkenal dapat dipasang di dalam kelas untuk digunakan sebagai bahan diskusi, penelitian, dan menyelesaikan tugas. Misalnya pada tahun 387 Sebelum Masehi (SM), Plato, seorang filosof Yunani, mendirikan sebuah akademi terkenal di Athena untuk memenuhi keperluan filosofi dan ilmu pengetahuan. Di atas pintunya tertulis semboyan:

”Jangan biarkan orang yang tidak tahu geometri masuk ke sini”

 

Berikut ini ada beberapa kutipan pandangan dari para ahli lain, misalnya:

 

”Matematika adalah ratu dari ilmu pengetahuan dan aritmatika adalah ratu dari matematika” (Karl Freidrich Gauss)

 

”Tuhan menciptakan bilangan asli, yang lainnya buatan manusia.” (Leopoll Kronecker)

 

”Sediakan aku tempat untuk berdiri dan sebuah tuas yang panjang dan saya akan memindahkan bumi.” (Archimedes)

 

”Bilangan mengatur alam semesta.” (Pythagoras)

 

”Tak ada jalan yang mudah untuk belajar geometri.” (Menaechmus)

 

”Imaginasi lebih penting dari pada pengetahuan.” (Albert Einstein)

 

”Satu hal yang saya tahu adalah saya tak tahu apa-apa.” (Socrates)

 

”Matematika adalah satu-satunya aktivitas manusia yang tanpa batas.” (Paul Erdos)

Koeno Gravemeijer

Selama beberapa dasawarsa belakangan, pendidikan matematika berganti. Ada suatu perubahan universal dari pemikiran tentang instruksi sebagai “transmisi pengetahuan” ke arah “pembelajaran sebagai konstruksi pengetahuan”. Berkaitan dengan ini, ada suatu pergeseran ke arah matematika interaktif berbasis masalah. Terlepas dari perubahan dalam cara guru dan siswa berinteraksi perubahan ini juga membutuhkan perubahan bagaimana instruksi dikonseptualisasikan. Karena pengkonstruksian pengetahuan adalah suatu aktivitas yang bersifat individu bagi siswa, tantangan bagi guru adalah untuk membimbing konstruksi ini dengan suatu cara yang tidak langsung. Dalam kesempatan ini kita akan mendiskusikan teori instruksional domain-specific untuk Pendidikan Matematika Realistik (PMR), yang mana dapat mendukung guru (desainer instruksional) dalam tugas yang disebutkan di atas. Kita akan memulai dengan mendeskripsikan secara singkat kekompleksitasan dari memunculkan suatu budaya kelas yang berbasis masalah. Kemudian kita akan memindahkan perhatian kita ke arah bagaimana guru bisa mendukung siswa dalam mengkonstruksi pengetahuan dan beralih ke teori Pendidikan Matematika Realistik. Untuk membahas lebih detail pendekatan Pendidikan Matematika Realistik, fokus khususnya adalah peranan benda konkret, masalah konteks, dan penanaman ketertaikan matematis.

Matematika Berbasis Masalah

Menerapkan matematika berbasis masalah memerlukan usaha yang sangat keras. Siswa yang sudah terbiasa berada pada budaya kelas dengan norma sosial yang menyatakan bahwa guru selalu benar akan tidak mudah memulai untuk berpikir dalam dirinya sendiri – dengan sendirinya memulai berbagi pemikirannya. Read More…

Posted by: p4mriubh | November 20, 2010

SEKOLAH MITRA PMRI DI SUMATERA BARAT (PART 4)

SD SABBIHISMA

Upaya peningkatan kualitas pendidikan matematika di Indonesia dilakukan dengan berbagai cara, khususnya provinsi Sumatera Barat melalui program P4MRI UNP yang selalu berbenah agar mencapai pendidikan yang lebih bermutu. Seiring dengan penerapan PMRI di Sumbar, maka SD Sabbihisma Padang merupakan sekolah terakhir dari empat sekolah yang penulis kunjungi. Suasana sederhana dan islami yang bakal pertama kita rasakan ketika mengunjungi sekolah ini.

Tapi, siapa sangka begitu banyak prestasi-prestasi yang dicetak melalui siswa-siswanya, antara lain juara olimpiade matematika sekota Padang. Dosen Pendamping untuk sekolah ini langsung dibimbing oleh Prof. Dr. H. Ahmad Fauzan M.Pd.M.Sc selaku ketua tim P4MRI UNP. Read More…

Posted by: p4mriubh | November 20, 2010

SEKOLAH MITRA PMRI DI SUMATERA BARAT (PART 3)

SD Negeri 23 Marapalam

SD Negeri 23 Marapalam didirikan pada tahun 1975, pada saat ini dikepalai oleh Zaniwal.A.SPd.MM. Selain berprofesi sebagai kepala sekolah, pak Zainal sapaan akrab beliau juga mengabdi di Dinas Pendidikan kota Padang, sangat menarik sekali berbincang dengan beliau, karena ada dua profesi yang dipegangnya sehingga penulis bisa mendapatkan info seputar PMRI dan pendidikan di kota Padang.

Menurut kepala sekolah ini beliau sangat tertarik sekali dengan PMRI, karena dari awal bapak yang penulis temui di Dinas Pendidikan kota Padang ini sudah mengenal PMRI, baik dari majalah maupun situs-situs PMRI. Bapak yang hobi membaca ini mengatakan bahwa: Read More…

Posted by: p4mriubh | November 10, 2010

SEKOLAH MITRA PMRI SUMATERA BARAT (Part 2)

SD KARTIKA I-10 PADANG
SD Kartika I-10 terletak di jalan Sisingamangaraja kelurahan Ganting Parak Gadang kecamatan Padang Timur Kota Padang. Sekolah ini letaknya sangat strategis yaitu di pusat kota Padang, tepatnya di lingkungan Asrama TNI Ganting, dipinggir jalan menuju Indarung. Sekolah ini berdiri pada 1 Maret 1960 dengan lahan seluas 4361 M2 dan luas bangunan 1690 m2. Di lingkungan sekolah ini terdapat 2 sekolah dibawah naungan Yayasan Kartika Jaya yaitu SD Kartika I-10 dan SD Kartika I-11. Jam masuk sekolah ini bergantian yaitu seminggu pagi dan seminggu siang. Sekolah ini mempunyai masing-masing ruang kepla sekolah dan ruang majelis guru. Sedangkan ruang kelas digunakan secara bergantian dengan jumlah ruang kelas 37 lokal.
SD Kartika I-10 Padang menggunakan 20 lokal dengan rombongan belajar 24 kelas dan jumlah siswa 823 orang dengan tenaga pendidik 37 orang, tenaga tata usaha 2 orang, penjaga pustakan 1 orang, penjaga sekolah 1 orang dan tenaga keamanan 2 oarang. Sekolah ini memiliki 1 ruang UKS, 1 warung, 1 ruang gudang, 1 perpustakaan sekolah juga memiliki 1 unit mushalla untuk berbada, memiliki jamban / WC murid dan guru yang berbeda.

Read More…

Posted by: p4mriubh | November 10, 2010

SEKOLAH MITRA PMRI DI SUMATERA BARAT (Part 1)

SEKOLAH MITRA PMRI DI SUMATERA BARAT
Salah satu perkembangan PMRI khususnya di daerah Sumatera Barat adalah melalui kerjasama dengan sekolah-sekolah. Informasi dari Prof.Dr.H.Ahmad Fauzan, M.Pd. M.Sc selaku ketua P4MRI UNP, ada empat sekolah yang bekerjasama dengan tim P4MRI UNP, yaitu SDN 33 Batipuh, SDN 23 Marapalam Padang, SD Kartika I/10 Padang dan SD Sabbihisma Padang. Kerjasama melalui sekolah-sekolah ini merupakan salah satu implementasi PMRI, selain melaksanakan pelatihan-pelatihan, workshop, maupun seminar bagi guru-guru matematika di Sumatera Barat.
Untuk melihat sejauh mana sekolah-sekolah ini dalam mengimplementasikan PMRI, maka pada kesempatan ini penulis mengunjungi sekaligus sebagai objek belajar bagaimana menerapkan PMRI secara langsung kepada siswa-siswa sekolah dasar. Pada bagian 1 ini penulis akan mengupas secara langsung implementasi PMRI di SDN 33 Batipuh.
SDN 33 BATIPUH
Read More…

Posted by: p4mriubh | November 8, 2010

Program Beasiswa PMRI

Beasiswa PMRI

Beasiswa PMRI adalah beasiswa yang dikhususkan untuk mahasiswa di Institute Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (http://p4mri.net/new/?page_id=2) baik itu untuk dosen tetap maupun dosen CTAB ( Calon Tenaga Akademik Baru )
Institut Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (IP-PMRI). Misi utama IP-PMRI adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan matematika sekolah di Indonesia dengan menggunakan suatu inovasi dalam pendidikan matematika yaitu PMRI. Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) diadaptasikan dari Teori pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) yang dikembangkan di Netherlands (Belanda) sejak awal 70-an oleh Hans Freudenthal. Nama beliau dipakai sebagai nama pusat pengembangan RME di Belanda yaitu Freudental Institute (www.fi.uu.nl).
IP-PMRI sebagai salah satu lembaga yang mempunyai misi untuk pengembangan pendidikan matematika dengan menggunakan suatu inovasi dalam pendidikan matematika yaitu PMRI, bekerja sama dengan DIKTI Serta tiga universitas yaitu Utrecht University, Universitas Sriwijaya dan Universitas Surabaya memberikan beasiswa kepada dosen atau calon dosen (CTAB) kepada 30 orang, dimana 15 orang akan studi di Universitas Surabaya dan 15 di Universitas Sriwijaya. Setelah lulus seluruh peserta yang lulus mengikuti pelatihan bahasa inggris selama tiga bulan. Bagi yang memenuhi syarat akan studi di Belanda yaitu di Utrecht University.

« Newer Posts - Older Posts »

Categories